Discovery Rumah Tangga

Pernikahan adalah kenikmatan terbesar yang mungkin dirasakan oleh semua yang menjalaninya. Gimana enggak kawan, seluruh waktu mu yang biasanya sendiri, sepi, kudu nyiapin apa apa sendiri, makan cuma nasi gak ada lauk yang pasti, eh tiba tiba ditemani seorang isteri yang melengkapi setengah dari kekosongan hati. Romantis Syekali! Tapi apakah menikah hanya diisi dengan hal hal romantis aja? tentu jawabanya adalah Iya!. Tetapi kalian kudu tau, menikah bukan soal romantisme belaka, tetapi bagaimana mengemas romantisme yang terbentuk menjadi sebuah kolaborasi yang apik antara suami dan isteri dalam mencapai tujuan bersama. Kolaborasi yang tentu aja dibumbui canda, rayu, bahkan cumbu namun semuanya bernilai ibadah. Enak? ya jelaas enak banget. Namun dalam penerapannya, acapkali ada hal hal kecil yang berpotensi kisruh. Adu pendapat, munculnya sikap egois, merasa superior, dan lainnya.

Menikah adalah sarana untuk discovery, bukan eksploitasi. Artinya, menemukan bersama hal hal yang belum ditemukan baik antar suami isteri, tujuan kelurga, visi dan misi bersama dan tenju juga upaya untuk menemukan bagaimana caranya agar tujuan tujuan tersebut bisa dicapai (discover). Lalu apa hubungannya dengan menikah sebagai eksploitasi? jangan pernah seorang suami atau isteri membatasi aktifitas aktifitas positif, mimpi, cita cita dan harapan harapan saat dulu mereka masih individu yang belum saling menemukan. Justru, keduanya kudu saling membantu, bahu membahu dan berkolaborasi mewujudkan impian impiannya, impian bersama dan impian keluarga. Ketika salah satu merasa impiannya, cita citanya, harapannya terbatasi oleh kehadiran pernikahan, maka itulah yang disebut dengan menikah sebagai sarana eksploitasi. Tidak ada yang berharap demikian, Semua pernikahan pastinya terbangun dari berbagai impian impian suami dan isteri yang berharap besar bahwa mimpi mimpinya dapat dicapai bersama. Kebesaran hati pasangan dalam memahami visi dan misi rumah tangga adalah kunci untuk kesuksesan rumah tangga yang akan berlanjut menjadi keluarga dan terus tumbuh di masa mendatang menjadi sebuah peradaban yang diharapkan.

Perjalanan mencapai impian pastinya sangat menyenangkan dibarengi oleh pasangan, saling menguatkan dalam pencapaian dan menemukan (discovery) kebaruan. Ada yang menyemangati saat lelah, ada yang menggandeng saat bingung arah, ada yang mendorong saat merasa kalah. Lalu masihkah kamu merasa sendiri itu menyenangkan?

Menikah lalu membangun rumah tangga yang penuh kolaborasi akan membentuk keluarga yang saling memahami dan utuh dalam berbagi. Lantas, kamu kapan?

 

#RoadtojadiBuku #SyurgadalamRumahtangga #30harimenulis

U.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s